20 Contoh Soal Essay Sejarah Indonesia Kelas 12 Semester 1 Beserta Jawaban Kurikulum 2013 Part4 untuk siswa SMA/MA - Postingan soal essay/uraian sejarah Indonesia (wajib) kelas xii semester ganjil K13 edisi revisi ini, terdiri dari materi soal yang serupa dengan 20 pola soal PG sejarah Indonesia sebelumnya, diambil dari Bab 3, "Sistem dan Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965), dengan pokok bahasan materi essay/uraian perihal dinamika politik masa demokrasi terpimpin serta soal essay sejarah perihal kemajuan ekonomi masa demokrasi terpimpin.
Selain itu, 20 pola soal essay sejarah bab ke-4 merupakan lanjutan 35 pola soal essay sejarah Indonesia kelas 12 bab ke-1 (diambil dari Bab 1) hingga dengan 25 pola essay sejarah Indonesia bab ke-3 (diambil dari Bab 2).
Dimulai dari pertanyaan nomor 1, berikut di bawah ini soal sejarah wajib kelas 12 semester 1 dan kunci balasan kurtilas edisi revisi.
1. Apa saja aspek kegagalan metode ekonomi terpimpin?
Jawaban : Faktor kegagalan metode ekonomi terpimpin:
a. Rencana pembangunan kurang matang
b. Biaya pembangunan baik yang berasal dari dalam maupun dari mancanegara kurang memadai
c. Proyek-proyek yang sudah dijadwalkan sering diterlantarkan
d. Pembangunan lebih mengarah pada pembangunan yang bersifat Mercusuar, umpamanya Monas.
2. Sebutkan isi Dwikora!
Jawaban : DWIKORA isinya selaku berikut :
a. Perhebat Ketahanan revolusi Indonesia
b. Bantu usaha rakyat Malaysia untuk membebaskan diri dari Nekolim Malaysia.
3. Bagaimana makna “Demokrasi terpimpin” menurut Undang-Undang Dasar 1945 pada masa itu?
Jawaban : Demokrasi terpimpin dalam Undang-Undang Dasar 1945 merupakan pemerintah rakyat yang dipimpin oleh pesan yang tersirat kecerdikan dalam permusyawaratan / perwakilan. Akan tapi dalam demokrasi ditafsirkan selaku terpimpin oleh presiden.
4. Sebutkan isi dari Tri Program Kabinet Kerja!
Jawaban : Tri kesibukan Kabinet Kerja, yang termasuk dilema sandang dan pangan. Serta keselamatan dan pengambilan Irian Barat.
5. Sebutkan isi Dekrit Presiden 5 juli 1959!
Jawaban : Isi Dekrit Presiden 5 juli 1959
a. Pembubaran Konstituante
b. Berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945
c. Tidak berlakunya UUDS 1950
6. Sebutkan isi Dekrit Presiden 5 juli 1959!
Jawaban : Isi Dekrit Presiden 5 juli 1959
a. Pembubaran Konstituante
b. Berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945
c. Tidak berlakunya UUDS 1950
d. Pembentukan MPRS dan DPAS
7. Jelaskan kedudukan Presiden menurut Undang-Undang Dasar 1945!
Jawaban : Sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan Indonesia. Sebagai kepala negara, Presiden merupakan simbol resmi negara Indonesia di dunia. Sebagai kepala pemerintahan, Presiden dibantu oleh wakil presiden dan menteri-menteri dalam cabinet, memegang kekuasaan direktur untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan sehari-hari.
8. Apa yang anda pahami perihal Oldefo dan Nefo?
Jawaban : Oldefo dan Nefo
a. Nefo (New Emerging Forces) : negara –negara yang antikapitalis dan antikolonialis (kebanyakan negara blok timur)
b. Oldefo (Old Established Forces) : negara-negara yang condong kolonialis (kebanyakan negara blok barat)
9. Jelaskan kemajuan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin!
Jawaban : Keluarnya Dekrti Presiden 5 Juli 1959 menghasilkan Indonesia melakukan metode demokrasi terpimpin dan struktur ekonominya mempunyai kecenderungan pada metode etatisme (segala-galanya dikontrol oleh pemerintah). Dengan metode ini, dibutuhkan akan bermuara pada kesejahteraan bareng dan persamaan dalam sosial, politik, dan ekonomi. Tapi nyatanya, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah pada masa itu belum bisa memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia.
10. Pada tahun 1959, Indonesia mengalami inflasi yang sungguh tinggi. Jelaskan upaya pemerintah dalam mengatasinya!
Jawaban : Pemerintah sudah melaksanakan kebijakan pengetatan moneter selaku upaya menangani tekanan inflasi. Kebijakan pengetatan moneter 1959 tersebut antara lain dilaksanakan dengan mengeluarkan ketentuan pagu kredit bagi tiap-tiap bank secara perorangan pada tanggal 8 april 1959. Selain itu, pemerintah dengan Undang-undang (UU) No. 2 Prp tahun 1959 melaksanakan sanering duit pada tanggal 25 Agustus 1959 dengan menurunkan nilai duit kepingan Rp 500 dan Rp 1.000 menjadi Rp 50 dan Rp 100, serta lewat UU No.3 Rrp tahun 1959 dar membekukan tabungan giro dan deposito sebesar 90% dari jumlah di atas Rp 25.000 yang mau diganti menjadi tabungan jangka panjang. Penanganan laju inflasi ini terus berjalan hingga permulaan 1960an dengan melaksanakan pembatasan kredit perbangkan secara kuantitatif dan kualitatif.
11. Tunjukkan 3 saja penyimpangan-penyimpangan yang terjadi pada masa demokrasi terpimpin!
Jawaban : Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi pada masa demokrasi terpimpin :
a. Pada tahun 1960 Presiden dengan penetapkan Presiden membubarkan dewan perwakilan rakyat hasil pemilu pertama lantaran menolak untuk menyepakati RAPBN yang diajukan Presiden
b. Majelis Permusyawaratan Rakyat sementara sudah mengangkat Ir. Soekarno selaku Presiden seumur hidup. Hal ini terang berlainan dengan Undang-Undang Dasar 45 Bab III pasal 7
c. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Ketua Dewan Perwakilan rakyat Gotong Royong diangkat selaku menteri. Tindakan ini berlainan dengan Undang-Undang Dasar 45, alasannya kedudukan dewan perwakilan rakyat selaku lembaga legislative sejajar dengan kedudukan Presiden selaku eksekutif. Dengan diangkatnya Ketua MPRS dan DPRGR selaku menteri , di mana dalam Undang-Undang Dasar 45 dinyatakan bahwa kedudukan menteri merupakan selaku pembantu Presiden, maka langkah-langkah tersebut secara terang-terangan sudah merendahkan martabat lembaga legislative
d. Membuat Poros Jakarta-Peking-Pyong Yang, terang menyimpang dari Politik Luar Negeri RI yang bebas aktif.
12. Mengapa pemerintah pada Masa Demokrasi Terpimpin memperbaiki kondisi ekonomi?
Jawaban : Karena pada dikala itu banyak sekali masalah2 antara lain : cadangan kas negara kosong, duit Jepang banyak yang beredar, unsur inkostitusional (penyimpangan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945) yang memperparah kondisi negara, serta banyaknya pemberontakan dan gerakan ekstrim umpamanya PKI, APRA, dan DI/TII.
13. Sebutkan isi Dekrit Presiden 5Juli 1959!
Jawaban : Isi Dekrit Presiden 5 juli 1959
a. Pembubaran Konstituante
b. Berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945
c. Tidak berlakunya UUDS 1950
d. Pembentukan MPRS dan DPAS
14. Mengapa Konstituante yang ditugasi untuk membentuk Undang-Undang Dasar gres mengalami kegagalan?
Jawaban : : Karena masing-masing partai cuma mementingkan kepentingan partainya sendiri.
15. Mengapa terjadi Konfrontasi dengan Malaysia?
Jawaban : Konfrontasi antara indonesia dan Malaysia terjadi lantaran federasi Malaysia atau biasa disebut “persekutaan tanah melayu” yang memadukan Brunei, sarabah, dan Sarawak kedalam federasi Malaysia yang tidak cocok dengan perjanjian Manila. Oleh lantaran itu impian tersebut ditentang oleh Presiden Soekarno yang menilai pembentukan federasi Malaysia yang kini dipahami Malaysia selaku “ Boneka Inggris” merupakan kolonialisme dan imperialisme dalam bentuk gres serta proteksi kepada aneka macam gangguan keselamatan dalam negeri dan pemberontakan di Indonesia.
16. Apa yang dimaksud dengan reformasi?
Jawaban : Reformasi secara lazim bermakna pergantian kepada sebuah metode yang sudah ada pada sebuah masa
Baca juga:
- Contoh Soal USBN Sejarah Sekolah Menengan Atas dan Kunci Jawabannya (KTSP)
- Contoh Soal USBN Sejarah Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013 dan Kunci Jawabannya
17. Tanggal 12 Januari 1966, kesatuan agresi yang tergabung dalam front Pancasila mengajukan Tritura Sebutkan isi Tritura!
Jawaban : Isi Tritura :
a. Pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya
b. Perombakan kabinet Dwikora
c. Turunkan harga sembako
18. Apa latar belakang hadirnya penerapa demokrasi terpimpin oleh Presiden Soekarno?
Jawaban : Latar belakang hadirnya penerapan demokrasi terpimpin oleh Presiden Soekarno :
a. Konstituante Gagal Menyusun Undang-Undang Dasar Baru
b. Dekrit Presiden 5 Juli 1959
19. Jelaskan tujuan dari kebijakan gunting syafruddin?
Jawaban : Untuk menangani suasana ekonomi negara yang dikala itu sedang terpuruk yakni utang menumpuk, inflasi tinggi dan harga melambung. Dengan politik pengebirian duit tersebut, berniat menjadi penyelesaian jalan pintas untuk menekan inflasi, menurunkan harga barang dan mengisi kas pemerintah untuk mengeluarkan duit utang yang besarnya diperkirakan akan meraih Rp 1,5 milyar.
20. Jelaskan usaha diplomasi dalam pembebasan Irian Barat!
Jawaban : Dalam menghadapi dilema Irian Barat tersebut indonesia mula-mula melaksanakan upaya damai, percaya lewat diplomasi bilateraldalam lingkungan ikatan Uni Indonesia-Belanda. Akan tapi usaha-usaha lewat meja tawar menawar secara bilateral ini senantiasa mengalami kegagalan. Setelah upaya-upaya tersebut tidak menenteng hasil maka sejak tahun 1953 usaha pembebasan Irian Barat mulai dijalankan di forum-forum internasional, khususnya PBB dan forum-forum solidaritas Asia-Afrika menyerupai konfrensi Asia-Afrika. Setelah upaya-upaya diplomasi tidak meraih hasil maka pemerintah mengambil perilaku yang lebih keras yakni membatalkan Uni Indonesia-Belanda dan dibarengi peniadaan secara sepihak perjanjian KMB oleh Indonesia pada tahun 1956.
Lannut ke soal analisa selesai semester ganjil ==> 40 Contoh Soal UAS/PAS Sejarah Indonesia Kelas 12 Semester 1 Beserta Jawaban Kurikulum 2013
Popular
- 25 Pola Soal Pjok Kelas 12 Semester 2 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban(Pg&Essay)Part5
- 25 Referensi Soal Pjok Kelas 12 Semester 2 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban(Pg&Essay)Part2
- 25 Pola Soal Pjok Kelas 12 Semester 2 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Beserta Jawaban(Pg&Essay)Part6
- 75+ Pola Soal Uas/Pat Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 (2021)Part2
- 75+ Rujukan Soal Uas/Pat Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum 2013 (2021)
Posting Komentar
Posting Komentar